Ancam Bunuh Nasabah yang Tak Bayar Utang, Kantor Pinjaman Online Ilegal di Pluit Digerebek Polisi

  • Whatsapp



TRIBUN-VIDEO.COM – Dua perusahaan pinjaman online yang digerebek oleh aparat Polres Metro Jakarta Utara bernama PT Vega dan Barracuda Fintech diketahui tidak meminta bunga kepada peminjam mereka.

Namun, disebutkan bahwa perusahaan ini memotong pinjaman di depan sebagai alasan administrasi dan membatasi nasabah hanya bisa pinjam Rp500.000 – Rp2.500.000.

Read More

Perusahaan ini juga meresahkan para peminjamnya lantaran pegawai menagih dengan cara diteror dengan ancaman akan membunuh keluarga nasabah.

Dikutip dari Kompas.com, hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto saat dimintai keterangan di kawasan Mal Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (23/12/2019).

Budhi menjelaskan bahwa perusaahn itu memang tidak meminta bunga kepada para peminjam.

Namun, jumlah pinjaman dipotong di depan sebagai alasan administrasi. Contohnya jumlah pinjaman yang seharusnya Rp1.500.000 dipotong menjadi Rp1.200.000 saja.

Dijelaskan pula bahwa dua perusahaan tersebut membatasi nasabah hanya bisa pinjam Rp500.000 – Rp2.500.000 saja.

Meski tidak mengenakan bunga pada peminjam, perusahaan tersebut menetapkan denda yang cukup tinggi bagi mereka yang telat membayar.

Budhi mengatakan apabila nasabah terlambat membayar maka akan dikenakan denda Rp50.000 per hari.

Pegawai perusahaan menagih peminjam dengan cara diteror. Peminjam atau keluarganya diancam akan dibunuh.

Para penagih juga memfitnah nasabah dengan menghubungi orang-orang terdekat.

Budhi lantas memperdengarkan rekaman saat salah seorang penagih hutang berinisial DS meneror korbannya.

Dalam kasus itu, polisi telah menetapkan lima tersangka. Namun dari lima orang tersebut, baru tiga orang yang ditangkap, dua lainnya masih buron.

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal berlapis.

Polisi menggunakan Undang-Undang ITE, KUHP, dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman masing-masing lima tahun penjara.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Perusahaan Pinjaman Online di Pluit Ancam Bunuh Nasabah”, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/12/23/22204301/perusahaan-pinjaman-online-di-pluit-ancam-bunuh-nasabah.
Penulis : Jimmy Ramadhan Azhari
Editor : Egidius Patnistik

source

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

27 comments

  1. Pinjol onlinenya di brantas dan tangkap, yg pinjam suruh ngembalikan pokoknya aja tanpa bunga trus diberi pendidikan jgn peenah ngutang lagi sm sekali kalo tdk mampu dan waspada terhadap pinjol ilegal,jd adil

  2. Saya juga korban hancurkan pak semuanya ini memyjerat masarkat yng ga tau apa apa

  3. Di tunggu pak 2021 pinjol ilegal dan legal sama aja gk sesuai bunga tinggi denda mencekik dan penagihan kata kasar, label OJK dan apalah itu hanya sekedar perisai aja

  4. Gerebegnya nanti aja….kita bangkrutin dulu….blom balik modal ini gara2 pinjol…kurang 8 juta lagi

  5. Tolong apus semua pinjol di Indonesia, karna bikin susa rakyat, dan bikin resah, rakyak jadi gali tutup lobang, teror teror bikin resah, tipu tipu muslihat pinjol banyak menjebak rakyat. Tolong apus pinjol semua.

  6. SEBAR DATA = PASTI 1000% ITU ILEGAL!!!!
    OJK MENGHIMBAU:
    ILEGAL TIDAK BOLEH DI BAYAR.

    ILEGAL HANYA KUAT SEBAR DATA 1-3 BULAN…NANTI HILANG SENDIRI…

    ILEGAL = UANG GRATIS!!!!
    JANGAN DI BAYAR!!!!

  7. Pinjol ilegal msh ada smp detik ini. Kominfo tutup mata..sya harap di blokir pinjol ilegal

  8. saya pinjam gak saya bayar karna sakit hati..
    terus dia ancam saya.
    habis itu saya laporin ke polisi dan akhirnya debkolnya bilang. udah bg utangnya gak usah di bayar

  9. Kek bisa aja bunuh org ..
    Berani nagih kerumah aja kagga kalian para DC ilegal gak ada otak ..

  10. Semoga di bubarkan fintech ini yang mana sudah meresahkan masyarakat luas dan saya juga termasuk Korban dimana bathin kita taknpernah Tenang karena Mereka menyebar Fitnah yang Sangat Memalukan saya sangat terlilit saaat ini dan saya sudah berusaha untuk pelunasan hingga menjadi 75 jutaan di berbagai aplikasi mereka karena saat jatuh tempo saya tak memiliki dana dan saya mengambil pinjaman yang lain sampai seterusnya kalau dihitung karena saya gali lubang tutup lubang Mohon Kepada teman yang membaca artikel saya ini jangan terjebak dengan Pinjol fintech yang bikin kita setress Total Saya mohon Kepada aparat dan Pemerintah Di Hilangkanlah pinjaman online ini saat covid begini banyak yang udah terjebak Mohon Kepada Anggota DPR Agar masalah ini bisa di bahas untuk menyelamatkan Masyarakat luas

  11. Sy jg pernah korban pinjol, terlambat byr 1 hari aja dia udh neror trs di tlp lalu di wa dgn kata2 kasar. Pdhal pinjamanya 500 rb tp byr nya 1 jt berikut biaya keterlambatannya.

  12. harus lapor kemanaya , temen saya juga di teror di sms di ancam mau dibunuh. cair 700 harus bayar 1,4jt semua kontak di sms dan di telfon. bukti semua ada.

  13. Bakar smua kantor ilegal..dan kolektor dan karywan cewek bakar juga.maling tu

  14. Bagus nya sih gak ush mnjm…tp klo gak ada mdal mnjm ama spa sdra tatangga gak ada yg ngasih. Jd pieeeev

  15. Tutup aja pak…kasian klo smpe ada yg terlibat karna pinjaman online ini yg GK jls!!!..

  16. Saya di intimidasi smaa DC tunaiku ada rekamannya sama mau di gorok kepala saya dan mau obrak Abrik kantor saya dan itu SOP dari tunaiku cara jasa penagihan kata DC nya semua percapan juga saya simpan dan foto profil pakai palsu

  17. Lebokk Tah ku sia…ayo laporkan pinjol ilegal….jgn takutt diancam…DC datang itu lebih baik dan lebih mudah meringkusnya..??