Apa itu Sinematografer? Inilah Tanggung Jawab dan Keahliannya

Apa itu Sinematografer? – Sekarang kita hidup dalam dunia digital, hampir semua orang menyukai film, entah itu romance, horor, atau komedi. Kadang-kadang membutuhkan internet untuk melihat, mencari informasi, dan mendownload. Nah, dari hal tersebut muncul pekerjaan sinematografer yang sekarang banyak diminati oleh orang-orang. Alasannya tentu selain pekerjaannya yang asik dan gajinya besar

Sinematografer adalah director dari pembuatan sebuah film yang mengatur semua kegiatan dalam produksi sebuah film. Tugas sinematografer lebih kompleks jika dibandingkan dengan videographer, walaupun masih memiliki kemiripan.

Apa itu Sinematografer Inilah Tanggung Jawab dan Keahliannya-min-min

Keahlian yang harus dimiliki sinematografer diantaranya dapat mengambil komposisi gambar yang tepat untuk menghasilkan gambar yang indah. Dan berikut ini beberapa tanggung jawab yang harus diemban oleh sinematografer:

1. Menata komposisi film dan pergerakan dari setiap kamera untuk menghasilkan gambar yang tepat.

2. Menentukan gaya visual yang digunakan di dalam film.

3. Mampu menggunakan jenis kamera mana yang akan digunakan pada setiap adegan perekaman.

4. Menyatakan gestur tubuh kepada aktor dalam setiap adegan perekaman.

5. Dapat mengerti setiap apapun yang ingin dicapai oleh sutradara.

Dari tanggung jawab yang harus dijalankan oleh Sinematografer, ada keahlian yang harus dimiliki juga. Skill yang harus ada di dalam diri Sinematografer.

Keahlian yang harus dimiliki sinematografer:

1. Memahami dunia fotografi

Sebelum kamu mahir sinematografi, alangkah bagusnya jika kamu tahu terlebih dahulu bagaimana cara mengambil foto yang tepat. Seorang sinematografi juga harus menguasai teknik dasar dalam fotografi, sebab akan bekerja di dalam pengambilan gambar. Kemampuan ini akan terikat langsung dalam pengambilan sebuah gambar, selain itu ketika sudah mahir fotografi akan lebih mudah untuk memilih letak komposisi cahaya yang bagus.

2. Memahami sinematografi

Agar menjadi sebuah film yang bagus, seorang sinematografer harus menguasai tentang sinematografi itu sendiri. Kalau tidak menguasai jalannya pembuatan sebuah sinema ya berarti tidak bisa disebut dengan sinematografer. Skill yang harus dimiliki diantaranya, dapat mengambil gambar dengan benar, dapat mengatur antara komposisi object dan background, dan memahami bagaimana cara membuat sinematografi.

3. Mengerti unsur sinematografi

Unsur yang ada di dalam sinematografi terdiri dari 3 aspek, yakni kamera atau film, framing, dan durasi gambar. Framing dapat diartikan sebagai pembatasan gambar oleh kamera, seperti batasan wilayah gambar atau frame, jarak ketinggian, pergerakan kamera, dan sebagainya. Unsur tersebutlah yang harus diketahui oleh sinematografi. Ada baiknya jika anda ingin menjadi sinematografi belajar dari sekarang.

4. Memahami teknik sinematografi

Nah, ada banyak sekali teknik yang harus kamu pelajari, dan teknik ini akan membantu dalam pembuatan film yang epic. Beberapa yang harus bisa kamu kuasai, yakni extreme long shot, very long shot, medium close up, long shot.

Masih ada teknik lain, tapi itu saja terlebih yang dapat kamu pelajari.

5. Memiliki sifat kepemimpinan

Selain kamu harus mahir dalam pembuatan sinematografi, kemampuan kepemimpinan akan dibutuhkan disini. Untuk dalam memberikan arahan kepada tim / kru yang bekerja kamu harus dapat mengatur semua jalannya pembuatan film. Dari sinilah sifat kepemimpinan harus benar-benar dimiliki.

6. Kemampuan berkolaborasi

Kemampuan kolaborasi yang berarti dapat menyatu dengan yang lainnya, dan sebenarnya kecocokkan dalam tim juga dibutuhkan agar pembuatan film tetap bisa berjalan dengan baik. Sebagai pemimpin biasanya akan dapat menyesuaikan dengan rekan satu tim, karena seorang pemimpin harus benar-benar dapat memberikan contoh yang baik.

7. Memiliki pengalaman yang cukup

Pengalaman memang sangat penting, selain skill itu sendiri. Tak heran jika orang yang memiliki pengalaman akan lebih unggul dibandingkan dengan orang yang baru terjun ke dunia sinematografi. Jadi mulai dari sekarang kamu harus menyiapkan diri untuk terus belajar dan bekerja keras jika memang benar-benar ingin menjadi seorang sinematografi.

Leave a Comment